Watukosek, Pasuruan – Seluruh keluarga besar Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Darut Taqwa 1 Watukosek memperingati peristiwa besar dalam sejarah Islam, yakni Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Dengan mengusung tema spiritualitas dan kebersamaan, acara yang digelar di lingkungan madrasah ini berlangsung penuh khidmat dan memberikan kesan mendalam bagi seluruh siswa maupun guru.
Rangkaian kegiatan ini dirancang sebagai sarana edukasi sekaligus penguatan karakter religius siswa, agar mereka tidak hanya mengetahui sejarah, tetapi juga mampu mengamalkan hikmah di balik peristiwa perjalanan malam Rasulullah SAW tersebut.
Pembiasaan Ibadah: Shalat Dhuha dan Istighosah Berjamaah
Acara dimulai tepat pada pagi hari dengan pelaksanaan Shalat Dhuha berjamaah. Halaman madrasah yang biasanya riuh dengan aktivitas siswa, seketika berubah menjadi lautan ketaatan. Ribuan siswa berbaris rapi dalam saf-saf yang lurus, menghadap kiblat dengan penuh kekhusyukan.
Usai Shalat Dhuha, kegiatan dilanjutkan dengan Istighosah bersama. Lantunan zikir, tahmid, dan doa-doa keselamatan bergema memenuhi angkasa Watukosek. Suasana religius semakin kental saat seluruh jamaah menundukkan kepala, memohon ampunan serta keberkahan untuk kelancaran studi para siswa dan kemajuan madrasah ke depan.
Menelusuri Jejak Sejarah: Nobar Film Isra’ Mi’raj
Setelah penyegaran rohani melalui doa, acara beralih ke sesi edukasi yang interaktif. Panitia menyelenggarakan kegiatan Nonton Bareng (Nobar) tentang perjalanan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Dengan menggunakan layar lebar, para siswa disuguhkan visualisasi sejarah mengenai perjalanan Rasulullah dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga menembus Sidratul Muntaha.
Nobar ini bertujuan agar siswa lebih mudah memahami kronologi peristiwa luar biasa tersebut, termasuk momen saat Rasulullah SAW menerima perintah shalat lima waktu. Para siswa tampak antusias memperhatikan setiap adegan, yang diselingi dengan penjelasan singkat dari bapak/ibu guru mengenai nilai-nilai teologis yang terkandung di dalamnya.
Mempererat Silaturahmi: Makan Bersama Guru dan Siswa
Sebagai penutup dari seluruh rangkaian peringatan, suasana penuh kekeluargaan tercipta dalam sesi Makan Bersama. Tidak ada sekat antara pendidik dan peserta didik; semua duduk melingkar menikmati hidangan yang telah disiapkan.
Kegiatan makan bersama ini bukan sekadar urusan mengisi perut, melainkan simbol keberkahan dan penguatan tali silaturahmi. Sambil menyantap hidangan, guru dan siswa bercengkerama, berbagi cerita, dan mensyukuri nikmat kebersamaan yang terjalin di lingkungan Darut Taqwa 1 Watukosek.
Kepala Madrasah Tsanawiyah, Ibu Hanim Makhsusiati, M.Pd, menyatakan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj tahun ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas shalat para siswa. "Inti dari Isra’ Mi’raj adalah perintah shalat. Dengan rangkaian acara mulai dari Dhuha hingga makan bersama ini, kami ingin siswa merasa bahwa beragama itu indah, disiplin dalam ibadah, dan kuat dalam persaudaraan," pungkas beliau.
Acara pun berakhir dengan tertib, meninggalkan semangat baru bagi seluruh civitas akademika untuk terus meneladani akhlak mulia Baginda Nabi Muhammad SAW.